Ketika Air Berbicara

Karya : Nurul Fitrah Hidayana A


Kalian berkompetisi dalam mendirikan pencakar2 langit. 

Sahabatku telah berenkarnasi mnjadi bebataan berselimut semen-semen. 

Aku tak bisa diarbsobsi lagi dgnnya. 

Kalian hanya bisa mengeluh dan membuang musuh-musuhku ke dalam arus aliranku. 

Tahu tidak? 
ketika aku sudah melabrak bendungan kokoh, 
menjelajahi permukiman, 
menyusuri aspal dan disiarkan di elektronik bergambar kalian, 

Aku sedih.. 

karena.. 
aku? kalian abaikan saat kemarau.. 
memisahkanku dr sahabat arbsobsiku.. 
Membunuh kawan hijauku.. 
mengabaikanku.. 

dan menjadikanku keluhan dalam era penghujan.. 

Luapan itu bukan salahku.. 
Hanya sekedar isyarat braile.. 

Raba dan mengerti perasaanku juga.. 

Karena aku 'BUKAN' musuh kalian!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Cela Tanpa Karya Nyata

Satu Kekuatan

Gadis Pecinta Musik & Nyanyian Itu Tewas dalam Posisi Menari