Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Untuk Putra Putriku

Sebuah Pesan Aba buat anak-anaknya. Ini saya ambil dari akun facebook beliau tanpa sepengetahuannya. Putra putriku.. Aku ingin menyapa mu kembali, bahwa.. subuh ini kita telah terbangun dari tidur kita semalam tadi... Apakah pesanku di pengantar tidur mu, menjadi cerita mimpi mu semalam? Sudah lah..lupakan mimpi mu kalau itu yang membuatmu ingin tidur kembali.... kamu tidak akan merasakan indahnya mimpi itu lagi.... Bulan tempat kita bermain ilusi... tapi Matahari bukanlah waktu untuk bermimpi.. Putra Putriku... Kedipkan mata mu dan pejamkan sejenak, lalu tataplah Aku..! Karena subuh ini Aku ingin berpesan kepadamu lagi.. setelah itu kamu tidak akan memejamkan matamu lagi.... Dengarlah !   "Fajar itu membawa kedamaian,titipan Penciptanya.. Tunda lah langkah mu sebelum kamu merasakan detak damai itu... karena kedamaian itu ada pada batin, jangan kamu mencarinya di luar Kamu tidak akan menemukannya... Saatnya, mela...

Belajar Berterima kasih

Gambar
    Post, 15 April 2015 Bismillah... Allah memerintahkan untuk kita senantiasa bersyukur, berterima kasih atas nikmat yang Allah masih limpahkan kepada diri kita. Tapi tahu kah kita bahwa wujud syukur kita kepada Allah itu harus nampak pula pada wujud rasa terima kasih kita terhadap orang-orang yang telah berbuat baik kepada kita. Karena dengan pandainya kita berterima kasih kepada sesama manusia, akan mengantarkan kita untuk menjadi hamba yang pandai bersyukur. Ataupun sebalikny a. Mari kita tengok sabda Rasulullah SAW, لا يشكر الله من لا يشكر الناس (رواه أبوداود) "Tidak akan bersyukur kepada Allah, orang yang tidak berterima kasih kepasa manusia." (HR. Abu Dawud, di Sahihkan oleh Syaikh Al-Albani) Sudahkah kita berterima kasih kepada sesama kita? Sudahkah kita berterimakasih kepada kedua orang tua kita yang telah mendidik kita sampai seperti sekarang ini? Sudahkah kita berterima kasih kepada guru-guru kita yang telah mengjarkan kita banyak h...

Ikhlaskah Saya?

Gambar
Kata yang nampak namun mengartikan sesuatu yang tidak nampak. Itulah arti ikhlas menurutku. Dimana semua hal yang saya lakukan tidak harus menuntut hasil. Bahkan dalam menuliskan tulisan ini sebagai bahan pengingat untuk saya dan untuk teman sekalian, saya kadang sulit menyimpulkan apakah saya ikhlas menyampaikan ini atau karena ada niat lain? "Semua amalan tergantung pada niatnya..." Begitulah kira-kira potongan sabda Rasulullah SAW. Susahnya menjaga keikhlasan dalam melakukan suatu hal membuat hati kita semakin tercemar dengan niat-niat yang tidak pada tempatnya. Rasulullah SAW berkata bahwa seseorang yang hijrah karna niatnya untuk suatu hal maka dia akan mendapatkan hal itu dan tidak lebih dari itu. Kalaupun saya menuliskan tulisan ini untuk mendapatkan pujian dan sanjungan orang lain, sayapun mungkin bisa mendapatkan itu juga. Tapi saya tidak mendapatkan yang lebih dari itu. Namun ikhlaskah saya? Ketika kita melakukan sebuah amalan, untuk siapa amalan itu kita t...

Yaa Haamilal Quran

Gambar
Orang-orang membanggakanmu Para malaikatpun ikut memuliakanmu Doa mengalir terus padamu Bahkan Allah memuliakan dan menjaminmu Orang tuamu mengangis haru dan bangga Rasulullah tersenyum akan dirimu Orang-orang memuliakanmu Bahkan orang-orang mau seperti dirimu Yaa Haamilal Quran... Wahai penghafal Al-Quran... Engkau mulia dengan firman-firman-Nya Engkau menjamin orang-orang yang kau hendaki Siapa yang tidak senang memiliki dirimu? Siapa yang tidak bannga punya keluarga sepertimu? Engkau pembawa berkah Allah menjamin syurga untukmu dan orang tuamu Allah menjagamu dari berbagai keburukan dan kejelekan akhlak Rasulullah telah menantimu di syurganya Allah Wahai penghafal Al-Quran... Apalah aku dibanding dirimu?? ----------------------------------- Makassar, 2 April 2015

Karena Kamu Juga Hebat

Gambar
Banyak orang berfikir pesimis terhadap dirinya. Dikala dirinya melihat orang lain sedang melakukan sesuatu yang pada dasarnya tidak dibisainya atau tidak dikuasainya, rasa minder dan pesimis itu dengan sekjap pejaman mata lansung menggerogoti hati dan mentalnya. Bagaimana tidak? ketika seseorang melihat orang lain dengan keunggulannya di sukai banyak orang, di apresiasi oleh banyak orang, disituah kadang kita merasa iri. Begitulah lumrahnya sifat manusia. Begitu cepatnya rasa pesimis datang tanpa ketuk-ketuk dan permisi terlebih dahulu. Namun ketahuilah bahwa sifat bawaaan buruk manusia ini tidak berlaku bagi orang-orang yang punya mental baja. Kenapa? karena sifat keberanian yang dimilikinya itulah yang membuat dia tahan dari rasa malu akan kekurangannya. Namun keberaniannya itu mengantarkan kepada rasa ingin tahu yang besar, tidak ada rasa malu untuk belajar. Bukankah semua orang di ciptakan dengan potensi yang sama? cuma fisik dan bidang ahlinya kita biasanya berbeda. Tap...