Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Tiga Duri dalam Dakwah

Gambar
Tiga Duri di Jalan Dakwah (Tadabur QS Ali Imron Ayat 146) Oleh : Zulhamdi M. Saad, Lc وَكَأَيِّن مِّن نَّبِيٍّ قَاتَلَ مَعَهُ رِبِّيُّونَ كَثِيرٌ فَمَا وَهَنُوا لِمَا أَصَابَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَا ضَعُفُوا وَمَا اسْتَكَانُوا ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ Dan berapa banyaknya Nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikutnya yang bertaqwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak pula menyerah. Allah menyukai orang-orang yang sabar. (3:146) Dakwah adalah sebuah perjalanan panjang yang takkan pernah sepi dari rintangan dan cobaan bagi mereka yang melaluinya. Usianya lebih panjang dari penyeru dakwah itu sendiri. Para Rosul dan Nabi yang telah merintis dan melaluinya telah memberikan banyak pelajaran bagi mereka yang meneruskan estafet dakwah ini. Al-Quranpun telah mengabadikan risalah panjang ini. Rintangan dan ujian dalam berjuang di jalan dakwah adalah sebuah keniscayaa...

Kupilih CintaNya

Gambar
Ketika kurasa sebongkah rasa melanda Aku menolak tanpa kata Ketika aku mengingat rasa yang pernah ada Aku pun coba lupa tanpa sisa Walau tersadar harus hidup dengan cinta Namun tiada daya ku tanpaNya Karena cintaNya aku berada Karena cintaku padaNya aku sujud dipagi buta Dan kupilih cintaku hanya untukNya Biar Dia datangkan cinta untuk bahagia Karena Dia tidak salah dalam mencintai hambaNya Ketika terasa kaki semakin tak berdaya Dia mendekat dan berkata "Aku ada" CintaNya seakan berkata-kata Penuh harap ku padaNya sang pengabul doa Menanti kiriman cinta ikhlas nan buta ------------- Maros, 07 Oktober 2014 Ahmad Fakhri

Kemenangan Hakiki

Gambar
Seperti padang pasir di gurun sahara Suara-suara itu terhampar luas kala itu Mengisi setiap sudut rongga telinga Menyadarkan diri akan hidup kembali dimulai Tidak semua mata terbelalak memandang Sebagian berhasil mengalahkan tentara keburukan Sebagian berhasil pula dengan mimpi yang melenakan mereka Siapa yang berhak menang atas ini? Semua merasa berhasil dengan hidupnya Selama dompet masih tebal, mereka masih menang Selama masih duduk di kursi jabata, mereka masih menang Begitulah sang kufur nikmat memaknai hidupnya. Namun di sudut lain, Yang lain sedang bahagia dengan aktivitasnya Walau sekedar merapatkan dahi diatas kain suci Di waktu tertentu yang mereka yakini Tidak serakah namun merasa punya segalanya Diatas rasa terimakasih yang mereka punya Mereka semua sadar, bahkan sangat sadar Namun, kelak akan kita tahu Siapa yang tersenyum, siapa yang bersedih Dibalik layar hidup mereka Semua akan menangis, menangis haru dan menangis penyesalan. -----...

Boleh Kuminta Bajumu?

Bukan menjadi waktu yang singkat Demi Menunggu waktu itu... Butuh satu tahun harapan menggantung Yang tak kunjung dapat kejelasan itu Namun bodohnya aku, Kuharapkan itu bertahun-tahun Dari mereka yang punya Bahkan tak rela membaginya Setiap tahun, mataku berbisik Kakak, bolehkah kuminta bajumu yg bagus itu? Aku ingin rasakan apa yang kakak rasakan Aku ingin berada disana meski namaku tak ada Kakak, boleh kuminta bajumu? Setiap tahun kutatap baju seragammu Berharap akupun bisa memakainya suatu saat Namun, hatimu lebih rela memajangnya Dengan penuh coretan yang tidak jelas itu Padahal aku merintih mengharapkannya Kakak, boleh kuminta bajumu itu? Aku ingin sekolah sepertimu Aku ingin pintar sepertimu Aku ingin masuk ke gedung ilmu itu Agar nasibku tak selamanya begini Kakak, mataku berbisik setiap tahunnya Andai bajumu itu untukku, Aku tak perlu habiskan waktuku di perapatan Mengaung kelaparan di jendela tak berperasaan Uangku tak pernah cukup kak, Untuk ditukar dengan seraga...

Tidak Ada Yang Sia-sia

Ada seorang remaja bertanya kepada kakeknya: “Kakek, apa gunanya aku membaca Al Qur’an, sementara aku tidak mengerti arti & maksud dari Al Qur’an yang kubaca “ Lalu si kakek menjawabnya dengan tenang: “Cobalah ambil sebuah KERANJANG BATU KOTOR ini, bawa ke sungai, & bawakan aku sekeranjang air…“, sambil menunjuk satu keranjang batu terbuat dari rotan yang sudah kotor. Anak itu mengerjakan seperti yang diperintahkan kakeknya, tapi semua air yang dibawanya habis sebelum ia sampai di rumah. Kakeknya berkata “Kamu harus berusaha lebih cepat “. Kakek meminta cucunya kembali ke sungai. Kali ini anak itu berlari lebih cepat, tapi lagi-lagi keranjangnya kosong tanpa air sebelum sampai di rumah. Dia berkata kepada kakeknya “kek, tidak mungkin bisa membawa sekeranjang air. Aku ingin menggantinya dengan ember“. “Aku ingin sekeranjang air, bukan dengan ember “, Jawab si kakek tegas. Si anak kembali mencoba, & berlari lebih cepat lagi. Namun tetap gagal juga. Air tetap habis...

KU TUNGGU PINANGAN MU WAHAI AKHI

Jika benar engkau suka kepadaku, Jika benar engkau cinta kepadaku, Jika benar engkau sayang kepadaku, Maka datanglah ke rumahku, Temuilah kedua orang tuaku, Katakan semua itu kepada Ayah dan Ibuku, dan pinanglah aku kepada mereka. Jika engkau telah yakin, dan jika engkau telah siap membangun bahtera rumah tangga nanti, maka ikatlah aku dalam sebuah ikatan pernikahan yang suci. Engkau berani bukan? Jika engkau beralasan masih belum berani, jika engkau beralasan masih belum siap. Maka kuanggap engkau hanya mau main-main saja dengan diriku, ku anggap engkau hanya ingin menjadikan aku sebagai pacarmu saja. Tak lebih dari itu,, Maka kukatakan kepadamu, jangan engkau terlalu berharap aku akan menerima cintamu. Biar sajalah aku merasa lebih nyaman dengan kesendirianku. Aku hanya akan mempersembahkan diriku seutuhnya kepada pasangan halalku nanti. Bukan untuk yang hanya mau main-main dengan hatiku.. Terlalu berharga hatiku untuk dipermainkan. Begitulah caraku melindungi diriku. Kefitra...

Muhasabah

Aku bersyukur atas kesadaran yang melanda diri ini. Bagaimana tidak, hari-hari yang selama ini kujalani semakin membuatku jauh dariNya. Urusan dunia yang katanya termasuk ibadah atau kerja dakwah malah membuatku selalu masbuh (terlambat) dalam ibadahku. Siapa yang harus aku salahkan? Ya, aku yang salah. Aku yang tak dapat mengontrol kerja-kerja ku selama ini. Yang membuatku semakin bingung adalah, kenapa kerja dakwah yang kulakukan malah memberikan penurunan kualitas ibadah dalam keseharianku. Semakin menambah rasa bersalahku kepadaNya. Ingin rasanya hidup ini ibadah saja yang kulakulan demi membalas segala kesalahan yang kecil menurut orang-orang. Kesalahan lain adalah, kesalah yang selalu terulang dalam kehidupanku. Entah itu dalam jangka sebulan, seminggu, atau bahkan hanya berjarak sehari lalu terjadi lagi kesalahan. Sepertinya taubat yang selalu kulakukan tidak punya landasan niat yang tulus. Siapa lagi yang salah? Ya, lagi-lagi ini kesalahanku. Mungkin diantara kalian bertany...

15 Langkah Efektif Menghafal Al-Quran

Sesuatu yang paling berhak dihafal adalah Al Qur’an, karena Al Qur’an adalah Firman Allah, pedoman hidup umat Islam, sumber dari segala sumber hukum, dan bacaan yang paling sering diulang-ulang oleh manusia. Oleh Karenanya, seorang penuntut ilmu hendaknya meletakan hafalan Al Qur’an sebagai prioritas utamanya. Berkata Imam Nawawi : “ Hal Pertama (yang harus diperhatikan oleh seorang penuntut ilmu) adalah menghafal Al Quran, karena dia adalah ilmu yang terpenting, bahkan para ulama salaf tidak akan mengajarkan hadits dan fiqh kecuali bagi siapa yang telah hafal Al Quran. Kalau sudah hafal Al Quran jangan sekali- kali menyibukan diri dengan hadits dan fikih atau materi lainnya, karena akan menyebabkan hilangnya sebagian atau bahkan seluruh hafalan Al Quran. “ (Imam Nawawi, Al Majmu’,( Beirut , Dar Al Fikri, 1996) Cet. Pertama, Juz : I, hal : 66)) Di bawah ini beberapa langkah efektif untuk menghafal Al Qur’an yang disebutkan para ulama, diantaranya adalah sebagai berikut ...

Senandung Ukhuwah

Diawal kita bersua Mencoba untuk saling memahami Keping-keping dihati terajut dengan indah Rasakan persaudaraan kita Dan masa pun silih berganti Ukhuwah dan amanah tertunaikan Berpeluh suka dan duka kita jalani semua semata mata harapkan ridhoNYA Sahabat tibalah masanya Bersua pasti ada berpisah Bila nanti kita jauh berpisah Jadikan rhobitoh pengikatnya jadikan doa ekspresi rindu Semoga kita bersua disyurga Sumber : Lirik Nasyid

Pentingnya ber-Majelis Ilmu

Gambar
Wahai Pejuang Dakwah.. Sehebat apapun sebuah pelatihan/training bisa menginspirasi banyak orang, tetapi hal tdk akan bisa membuat kita memahami agama (Islam) yang sebenarnya. Maka sungguh merugilah kita jika selalu memiliki motivasi besar untuk hadir di pelatihan (kadang harus bayar mahal), tapi malas untuk ikut di kegiatan2 Ta'lim/Talaqqi ilmu syar'i dari seorang Ust./Ulama yang diadakan (gratis) di masjid-masjid. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, : ”Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu dari rumah Allah swt lalu membaca kitab Allah, mempelajarinya diantara mereka kecuali akan turun kepada mereka ketenangan, mereka diliputi dengan rahmat dan dikelilingi para malaikat dan mereka pun disebut-sebut Allah dihadapan hamba-hamba yang ada di sisi-Nya.” (HR. Tirmidzi) “Duduk bersama para Ulama adalah ibadah.” (HR. Al-Dailami) "Sesungguhnya aku telah tinggalkan untuk kalian dua pedoman yang kalian tidak akan tersesat setela...

Kata-kata Mampu Tentukan Gerakan Pandangan Orang

Sadarkah Anda ketika mendengar kata 'Bahagia' tatapan atau perhatian orang cenderung bergeser ke arah atas, sebaliknya ketika mendengar kata 'Sedih' pandangan atau tatapan orang cenderung bergerak ke arah bawah. Penelitian yang dilakukan psikolog Australia mengungkapkan apa yang terjadi di balik kecenderungan tersebut.  Kecenderungan itu ternyata berhubungan dengan seberapa sering kata-kata abstrak seperti ‘bahagia dan ‘sedih berhubungan dengan kata 'atas' atau 'bawah' dalam penggunaan bahasa.  Kesimpulan itu disampaikan Dr Stephanie Goodhew dari Sekolah Riset Psikologi Universitas Nasional Australia yang menjadi penulis utama dari sebuah studi baru yang diterbitkan dalam edisi terbaru dari jurnal Psychonomic Bulletin & Review.  "Temuan ini sangat mengejutkan karena ternyata bahasa bisa mempengaruhi sesuatu yang fundamental termasuk kecenderungan ke arah mana kita melihat, " kata Goodhew.  Penelitian sebelumnya menyimpulkan kalau manu...

Karakter Ativis Dakwah

Klo kita nyebut Aktivis Da'wah, mungkin akan identik dengan Aktivis2 Harokah tertentu. Aktivis Da'wah itu Umum untuk siapa saja yang aktif di Bidang Da'wah. Naah, ngomong2 tentang aktivis Da'wah, aktivis Da'wah itu kan bermacam-macam karakternya masing2. berikut ini adalah macam-macam Aktivis Da'wah berdasarkan karakternya masing2: 1. Aktivis TULEN ( betul- betul Kereeeeen ) Nah, aktivis yang satu ini yang patut di contoh. dia nih Getol banget Ngaji & Da'wahnya. setiap waktu kosong langsung Tilawah. setiap ada waktu Liqo, Ya langsung tancap Gas Meskipun harus Naik Taksi Getar ( BAJAJ ). Klo lagi gak bisa dateng ya Ngirim SMS Tausiyah ke tmn2 atau kirim Notes lewat FB. Meskipun ni orang sering bikin Inbox Hp Atau Fb kita penuh, tapi ya kita ambil aja manfaatnya aja, jarang2 orang kayak gini lhoo ! Jempol GEDE buat AKTIVIS DAKWAH satu ini !!!!!! 2. Aktivis Apa adanya Aja ( A4 ) Aktivis yang satu ini, klo timnya lagi semangat, dia semang...

Satu Kekuatan

Kemendungan subuh kini melemahkan semangatku Tumpukan daging ini seperti tak mau lepas dari alas empuk ini sayup-sayup mata menatap kelangit terbatas melihat cahaya lampu yang menyilaukan menambah paten mata ini ingin tertutup kembali. Suara lantang itu kini bergema dari berbagai arah sudut rumah mencoba masuk kedalam hati orang-orang sepertiku tak ada yang istimewa dari suara yang satu ini selalu menggema setiap harinya, namun dia punya kekuatan. Satu kalimat yang mengajak untuk bersegera menjelaskan satu cita-cita luhur sang prophet yang tiada lain dihiasi dengan kata memuji hatipun ikut memuji tanpa tersadari. Setiap hati akan tergerak, yang membangunkan jiwa dari tahanan syetan yang mengajak untuk tetap mengurai lemas tubuh Namun, suara itu kini menyatukan hati semua umat mengalahkan jeratan para Asy syaithonirrajiim itulah Adzan, seruan, panggilan terbaik disetiap waktunya yang mengajak kepada panggilan Ilahi, meski dalam keadaan apapun. @alie_moe | Maros, ...

Gadis Pecinta Musik & Nyanyian Itu Tewas dalam Posisi Menari

Gambar
Kisah Hikmah - Inspirasi MuDas Sebagai pemandi mayat selama 13 tahun di Saudi Arabia ia belum pernah melihat pemandangan seperti ini. Ketika ia membuka selimut yang menutupi mayat tersebut ia seketika pingsan. Beberapa wanita datang berusaha menyadarkannya, setelah ia sadar Fulanah segera menemui ibu si mayat tersebut dan bertanya, wahai ukhti seumur hidupku aku belum pernah melihat kondisi jasad yang demikian, aku melihat jasad putrimu dalam keadaan menari (berjoget) apa yang dilakukan putrimu di masa hidupnya?? Sang ibu dengan terisak menceritakan, bahwa putrinya semasa hidupnya menggandrungi musik dan nyanyian. Ia terobsesi dengan musik, terlebih usianya yang baru menginjak remaja (ABG) sulit bagi sang ibu untuk menasehatinya. Ia senang menonton lagu-lagu favorit yang sedang hit dalam video klips, menyukai penyanyi-penyanyi tersebut dengan penuh cinta. Hidupnya hanya di isi dengan nyanyian dan musik. Suatu hari gadis belasan tahun itu datang dalam sebuah ...

Jangan Cela Tanpa Karya Nyata

Gambar
Jika seseorang yang mengajak kepada kebaikan dilaknat Allah jika tidak melakukan kebaikan itu, maka bagaimana jika seseorang yang sibuk mencela orang lain yang sibuk melakukan kebaikan se mentara dia sendiri yang merasa benar tidak melakukan kebaikan dari orang yang dicelanya? Di saat kita yang mengaku pejuang Islam sibuk beretorika dengan indah di forum-forum diskusi, betapa banya umat Islam yang tidak pernah bergelut langsung sebagai aktivis dakwah, tetapi mereka sibuk membangun masjid-masjid, sekolah-sekolah, dan fasilitas umum untuk masyarakat. Di saat kita sibuk menceritakan keindahan jika Islam nanti menjadi sistem peradaban sebagian saudara kita lebih melihat kasih dari agama lain yang penganutnya datang membawa "sembako" ketika mereka sedang mengalami musibah. Bahkan tidak sedikit yang menjual Aqidahnya karena beberapa bungkus mie instan. Apa karya nyata yang telah dan akan kita berikan untuk umat ini? Dari Ibnu Umar bahwa seorang lelaki m...

Menginspirasi untuk Lebih Baik

Gambar
Banyak dari kita yang senang dengan berbagai macam kisah inspiraatif, yang pada akhirnya memacu kita untuk berbuat sama halnya yang dilakukan oleh sorang inspirator tersebut. Pernah tidak kita terfikirkan untuk menjadi bagian dari Inspirator itu? Ataukah selama ini kita hanya menjadi obyek inspirasinya? Ayolah, Move on dari jabatan kita. Kita bisa menjadi sang Inspirator dengan sangat mudahnya. Kita bisa disebut-sebut sebagai model percontohan untuk segala macam bentuk aktivitas. Tergantung dari diri kita masing-masing, apakah kita mau jadi inspiratornya atau jadi obyeknya. Mari fikirkan sejenak! Ketika orang lain melihat kita senantiasa berbuat baik, atau paling tidak memberikan manfaat kepada orang-orang di sekitar kita, pasti orang yang melihat akan tersenyum, senang, bahkan memberikan apresiasi baik atas apa yang telah kita lakukan. Dengan kebiasaan baik tersebut, orang yang melihat kita berbuat baik yang seperti demikian, maka pasti akan ada orang yang terinspirasi terha...