Rintihan Inginku





Terlintas melalui sujud akhir bayangan itu
Menetes air mata mencoba merasakan kepahitan
Jemari yang tidak bisa berbuat banyak yang hanya mampu mengadahkan tangan
Menggoyangkan lidah dengan ucapan do’a penuh harapan

Lihatlah, mereka terjaga setiap hari
Setiap detiknya mereka khawatir tapi siap
Tak ada kata takut bagi mereka
Siaga tertinggi telah mereka pasang pada kuda-kuda mereka
Sabuk telah dikencangkan
Demi menegakkan sebuah kebenaran dari sang khalik

Darah yang berceceran seperti menjadi sebuah hal yang lumrah
Bukti kesiapan dari sebuah panggilan ilahi
Para mujahid dan mujahidah
Tercipta sudah
Bukan satu, bukan puluhan, bahkan sudah ribuan kader pejuang

AKU BISA APA?
Melihat, membaca, mendengar perjuangan mereka
Berasa manusia paling lemah di bumi Allah
Terkunci, tak mampu sedikitpun
Air mata kesedihan ini terasa percuma
Tidak akan bisa menyelsaikan apa yang mereka ingin akhiri

Teriakan mereka telah mengaum luas di setiap sudut bumi
Lafadz Allah selalu terlantur tak kenal waktu
ALLAHU AKBARRR………
Itu yang kudengar demi sebuah tegaknya ISLAM

Harus kah aku diam?  AKU BISA APA??
Do’a?
Apa aku hanya bisa berdo’a saja?
Aku ingin lebih, AKU INGIN LEBIH DARI ITU
Mereka butuh lebih dari do’a
MEREKA BUTUH KITA SEMUA  L
YA ALLAH…
Kini aku sadar betapa lemahnya diriku.


Makassar, 20 Agustus 2013
Pukul 21 : 28 WITA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Cela Tanpa Karya Nyata

Satu Kekuatan

Gadis Pecinta Musik & Nyanyian Itu Tewas dalam Posisi Menari