Seperti Gerhana Matahari
Kamu itu seperti gerhana matahari.
Bedanya, kamu bersembunyi dari balik kerudung besarmu yang indah nan anggun.
Bersembunyi dibalik jendel-jendela rumahmu yang tertutup rapat.
Namun tetap juga memancarkan sinar kemuliaanmu dengan akhlakmu, bukan kegelaoan seperti matahari.
Tiba-tiba aku merasa seperti wartawan infotainment, atau seperti orang yang baru melihat suatu yang sangat "waw". Berebut untuk melihat dirimu.
Karena aku tau, yang ingin melihatmu tidak sedikit.
Karena dirimu hanya satu di dunia ini.
Di antara banyaknya orang yang ingin melihatmu, aku memilih ruku' dan sujud kepada Rabbku dengan hajat memilikimu dunia akhirat.
Kuperbanyak doa pada Rabbku.
Tak perlu engkau tahu apa doa itu, cuku tau bahwa doa ku sangat baik untukmu.
Kita itu seperti matahari dan bulan saat gerhana.
Berada pada satu barisan yang sama, dalam ruang hidup yang sama, namun jaraknya masih cukup jauh.
Entah kapan bisa berdampingannya.
Meski aku sadar bahwa hadirmu hanya sekejap dari pandanganku, persis seperti gerhana matahari yang hanya bebrpa saat.
Namun jika waktunya tiba, pasti kamu akan hadir kembali dalam kehidupanku.
-Ditulis saat gerhana matahari total tahun 2016-
Bedanya, kamu bersembunyi dari balik kerudung besarmu yang indah nan anggun.
Bersembunyi dibalik jendel-jendela rumahmu yang tertutup rapat.
Namun tetap juga memancarkan sinar kemuliaanmu dengan akhlakmu, bukan kegelaoan seperti matahari.
Tiba-tiba aku merasa seperti wartawan infotainment, atau seperti orang yang baru melihat suatu yang sangat "waw". Berebut untuk melihat dirimu.
Karena aku tau, yang ingin melihatmu tidak sedikit.
Karena dirimu hanya satu di dunia ini.
Di antara banyaknya orang yang ingin melihatmu, aku memilih ruku' dan sujud kepada Rabbku dengan hajat memilikimu dunia akhirat.
Kuperbanyak doa pada Rabbku.
Tak perlu engkau tahu apa doa itu, cuku tau bahwa doa ku sangat baik untukmu.
Kita itu seperti matahari dan bulan saat gerhana.
Berada pada satu barisan yang sama, dalam ruang hidup yang sama, namun jaraknya masih cukup jauh.
Entah kapan bisa berdampingannya.
Meski aku sadar bahwa hadirmu hanya sekejap dari pandanganku, persis seperti gerhana matahari yang hanya bebrpa saat.
Namun jika waktunya tiba, pasti kamu akan hadir kembali dalam kehidupanku.
-Ditulis saat gerhana matahari total tahun 2016-
Komentar
Posting Komentar